Pahlawan Di Bawah Terik Matahari
Laki-laki itu , tak
mengenal lelah ataupun gentar
Laki-laki itu , tak
mengenal haus dan lapar
Tak mengenal keluh
kesah
Laki-laki itu hanya
mengenal perjuangan
Ayah , Aku sering
memanggilnya begitu
Keringat dari tubuhnya
sering menetes begitu saja
Ia tak peduli dengan
keringat-keringat bau yang menetes di dahinya
Yang ia kenal hanya
satu kerja keras
Otot-otot nya kekar ,
menandakan kerasnya perjuangannya
Keriput diwajahnya ,
menandakan betapa berat kehidupan yang telah ia lalui
Keinginannya hanya satu
, tekad nya hanya Satu
Membahagiakan keluarga
kecilnya
Mega Oktaviana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar