Rabu, 22 Mei 2013

MADRE


                         MADRE

Halo , apa kabar ? .
Siapa yang enggak kenal Dewi Lestari penulis ajaib , aku menamainya begitu. Aku sudah menikmati beberapa karya Dee , diantaranya Perahu Kertas dan Madre. Perahu kertas sebuah kerya unik , yang tidak membosankan. Dee merupakan salah satu penulis favoritku.
                                              


19 Mei 2013
Aku sedang di Gramedia sebuah mall di Balikpapan , sengaja kesana buat beli Madre. Waktu itu enggak sempat nonton film nya , jadi aku memutuskan buat beli bukunya. Akhirnya , aku membaca Madre. Diantara karya-karya yang berada di kumpulan cerita , karya yang paling aku suka adalah Madre , waktu baca Madre aku sempat mau nangis.Ketika membaca Madre aku seperti ikut berpetualang di dalamnya , ikut berpetualang bersama Mei dan Tansen. Berpetualang mencium roti , dan menguleni adonan.
Mungkin itu aja kali ya , yang bisa aku tulis. Singkat banget ya ? hehe maaf. Karena aku juga bingung , mau nulis apa lagi . Byeeee .  

                                          


Jumat, 17 Mei 2013

Bekal Sederhana


                   Bekal Sederhana
           
            Bola mata bulatnya sibuk memperhatikan rambutnya yang tergerai bebas. Sesekali jemarinya bergerak , berusaha menata rambut berwarna hitam dikepalanya. Gadis itu terlihat sebal , rambutnya susah diatur. Rambutnya keriting dan mekar , meskipun sudah diiikat tetap saja rambut nya tidak tertata rapi. Rambut itu selalu berantakan meskipun sudah dirapikan berkali-kali. Gadis itu merasa sangat sebal , ia menendang meja rias kamarnya.
            “ Aduh “ desis nya , sembari memegang kakinya yang mulai membiru. “ Kenapa aku ditakdirkan memiliki rambut seperti ini? “ tanya nya , tak ada yang menjawab. Kamarnya sunyi.
            Hanya suara katak yang terdengar nyaring , suara katak-katak yang saling bersahutan. Tanah masih basah sepertinya hujan baru saja turun. Tina melongokan kepalanya di jendela , matanya sibuk mengamati katak-katak yang berenang pada genangan air hujan , yang tergenang dihalaman samping jendela kamarnya.
            “ Seandainya rambutku tidak seperti ini sudah pasti banyak laki-laki yang menyukaiku. Aku sebal punya rambut seperti ini.” 
            Bola matanya masih sibuk memandang katak-katak yang berenang bebas. Ada dua ekor katak yang menyita perhatiannya. Dua ekor katak yang saling memandang , seperti menyukai satu sama lain. Tina menerawang jauh , ia teringat , Pandu teman sekelasnya. Pandu seorang cowok yang membuatnya matanya enggan berkedip.
            “ Pandu “ ucapnya lirih lalu terlelap , di malam gelap.
                                                                        ***
            Jam pelajaran kedua usai , terlihat jelas wajah-wajah gembira. Seperti biasa mereka buyar begitu saja meninggalkan kelas. Tina senang , hatinya lega . Kelas kosong. Kini ia dapat menyantap bekal yang dibawanya dari rumah. Bukannya tak ada uang untuk membeli sesuap nasi atau jajanan dikantin . Tina hanya enggan , melangkahkan kakinya dikantin.
 Tina lelah , telinganya panas mendengar ejekan dari beberapa murid laki-laki yang nongkrong dikantin.
“ Tina Selola , rambut kamu kampungan banget.”
“ Tina , apa kamu tidak bosan dengan gaya rambut mu yang begitu-begitu saja.”   
            “ Tina nama dan rambutmu sama-sama kunonya.”
            Tina sebal ia tak mau lagi menginjakan kakinya disebuah tempat yang bernama “ Kantin Sekolah “ . Tempat dimana banyak murid-murid berkumpul , dimana banyak segerombol anak yang berkuasa dan bertingkah seenaknya . Seolah - olah mereka adalah anak yang paling perfect.
            Tina menjernihkan fikirannya , sambil menyantap bekalnya.
            “ Lezat , nikmat “ katanya , sembari mengunyah makanan .
            Bola matanya tak sengaja menatap seseorang yang tidak asing lagi , seseorang yang membuat hatinya damai. Seseorang , yang sering ia fikirkan dimalam gelap , Pandu.
            Tina memperhatikan wajah Pandu yang sendu , entah mengapa , ia begitu memahami wajah itu. Pandu , satu-satunya lelaki yang kerap tersenyum kearah nya. Pandu satu-satunya lelaki yang tak pernah menghujatnya,  karena rambut aneh yang menempel dikepalanya.
            “ Tina kamu melamun ?.”
            Tanpa Tina sadari Pandu telah berdiri disampingnya . “ Ah tidak aku tidak melamun .Kamu tidak ke kantin ?.”
            Pandu menggeleng , lalu duduk disamping Tina.
            “ Aku sedang malas ke kantin hari ini “ jawab Pandu.
            “ Apa kamu tidak lapar ndu ? pelajaran Fisika tadi cukup menguras tenaga dan fikiran kita.”
            “ Aku lapar , hanya saja aku malas ke kantin . Suasana hatiku sedang buruk.”
            Krucuk , krucuk . Perut Pandu berbunyi.
            “ Pandu , maukah kamu memakan bekal ini bersamaku ? “ tanya Tina , sembari menyodorkan bekal miliknya.
            “ Tidak usah . Aku bisa menahan rasa lapar ini “ Pandu tersenyum.
            “ Pandu , kamu sudah sering menolongku . Jadi mari makan bekal ini bersamaku . Dengan begitu kita impas.”
            Pandu diam sejenak , dari raut wajahnya terlihat jelas aura penolakan . Tina sudah menduga. Namun , dugaannya salah. Pandu mengangguk menyetujui. Jemari tangan nya mulai bergerak kearah sendok plastik berwarna putih yang terletak didekat jemari Tina. Pandu mulai menyuapkan satu sendok nasi kedalam mulut. Tina Sumringah.
            Moment berharga bagi Tina , hari yang bersejarah baginya. Tina tak bermimpi , Pandu berada disampingnya , memakan bekal sederhana bersamanya.
            Pandu aku tak tahu hal apa yang menimpamu , sampai raut wajahmu begitu sendu. Izinkan aku mengobati suasana hatimu yang buruk walau hanya dengan bekal sederhana , batin Tina.

Kamis, 09 Mei 2013

9 SUMMERS 10 AUTMNS :)


9 SUMMERS 10 AUTUMNS
                                  
                 Monday , 06 May. aku nonton film ini .

            Waktu aku lihat di tv ada salah satu stasiun tv yang membahas tentang film ini . Hmm aku antusias banget waktu lihat trailer film ini. Film ini merupakan film adaptasi Novel. Waktu duduk di bioskop , makin penasaran gimana sih film ini. Dan saya simpulkan saya tidak pernah menyesal menonton film ini.
            Ada unsur komedi yang membuat aku tertawa , ada kesedihan yang membuat aku menitihkan air mata . Dan ada keharuan di saat menyaksikan adegan-demi adegan.  Ceritanya enggak klise , setiap adegan nyambung. Ini dia sutradara yang sudah berperan besar dalam film ini.

                                                                      IFA ISFANSYAH
             
             Ifa Isfansyah juga orang yang menyutradarai film Garuda Di dadaku dan Sang penari.
     Oh , iya . Ini adalah salah satu adegan yanga ad di film 9 Summers 10 Autumns.


                                      

Bagi saya film ini sangat menginspirasi , film ini seperti memberi pesan bahwa dalam keaadaan sulit pun kita harus terus bermimpi . Kita harus yakin , bahwa mimpi-mimpi kita akan menjadi kenyataan tentunya disertai usaha.

Senin, 06 Mei 2013

MOVIE MEN TO


                                                     MOVIE MEN TO
            Halo , apa kabar semua ?
           
             Mau cerita dikit nih , tentang kegiatan seru yang saya ikuti beberapa bulan yang lalu , hehehe.
            Beberapa bulan lalu saya mengikuti pelatihan video yang diadakan oleh @engangemedia di kota Balikpapan. Saya sangat antusias mengikuti pelatihan video ini , di pelatihan video ini banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Apa lagi dengan bimbingan kakak-kakak dari engange media yang mengajari kami dengan ramah dan juga mudah di mengerti .
          
             Setelah kerja keras selama beberapa hari tarraaa akhirnya jadilah video ini. Ini adalah video yang dibuat oleh kelompok saya , bertemakan tentang anak muda Balikpapan. 

           
            Silahkan klik link ini untuk menonton video karya kelompok kami"Ada Apa Anak Muda Balikpapan?" video #moviemento yg kita bikin @Ami_ECB @Megaoktavian @aldo_Drizaldi @putri_kutai »  http://t.co/lZsgPySpJQ

                                               
   Ini info seputar Video kami .

            Oh iya , kalau udah nonton video nya jangan lupa comment yah hehe. Karena kita juga ingin tahu pendapat kalian tentang video yang kami buat . Thanks . :)